<script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <!-- hanimaulisya_main_Blog1_1x1_as --> <ins class="adsbygoogle" style="display:block" data-ad-client="ca-pub-8462904462266240" data-ad-slot="1837331217" data-ad-format="auto"></ins> <script> (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); </script>

Antara Allah SWT dan dia

Assalamu'alaikum Warohmatullahiwabarokatuh...
Semoga kalian dan aku dalam lindungan Allah SWT...

Teman-teman
Kalian pernah jatuh cinta ? iya jatuh cinta.
Yang aku rasakan jatuh cinta itu sulit diungkapkan, mau dimanapun kapanpun dan bagaimanapun keadaannya aku akan mengingat apapun tentangnya. Walaupun teman-teman mu menjelek-jelekan dia, menggunjing tentang keburukannya hati mu pasti tetap teguh, membelanya dan menegaskan bahwa dia orang baik, seperti telah terkunci.

Entahlah ,perasaan cinta pada lawan jenis yang belum muhrim itu dari malaikat yang diperintahkan Allah SWT atau hanya jebakan syetan. Dahulu waktu aku kehilangan 'cinta', aku berpendapat bahwa cinta tumbuh alami, pertumbuhannya membutuhkan air layaknya tanaman. Saat cinta merindukan sesuatu yang bisa melegakan dia dari rindu, seperti tanaman yang kekeringan, saat itulah kamu harus memilih air dari syetan atau air dari malaikat, pengungkapan rindu dengan cara syetan atau dengan petunjuk Allah SWT.

Kalian lebih cinta pada Allah SWT atau pada seseorang ?

Teman-teman, tak ada salahnya jatuh cinta pada seseorang, karena cinta itu Allah SWT karuniakan kepada kita agar kita bisa saling menjaga, saling menyayangi satu sama lain. Tapi perasaan itu harus terekplorasi dengan benar. Aku juga bingung kalau ditanya siapa yang lebih aku cinta antara Allah SWT dan dia ?
Mau jawab Allah SWT, kenyataannya lebih banyak mengingat dia, komat-kamit bernyanyi memujinya, tapi lupa pada Penciptanya.
Mau jawab dia, aku malu. Apa yang akan aku banggakan nanti dihadapan Allah SWT. tapi beginilah kenyataan, kelihatannya syetan sudah mengutak-atik otak ku waktu itu dan mungkin guncangannya akan berlanjut sampai aku bisa ikhlas atau kematian membawa aku pergi jauh dari godaan titan.

Kalau malam menjelang, kita akan mendo'akan dia dalam tulisan, bukan do'a yang sebenarnya. Mengucapkan selamat malam padanya, mengatakan mimpi indah tanpa sadar siapa yang mampu menjaganya saat tidur, siapa yang akan membangunkannya, siapa yang berkuasa atas ruh dan raganya nya. Kalau memimpikannya kita bersyukur entah karena nafsu yang tercukupi atau karena senang atas mimpi itu tanpa tahu apa maksud mimpi itu dan darimana datangnya, aku tak akan mengatakan mimpi seperti itu selalu dari syetan, karena bisa saja itu suatu isyarat dari Allah SWT. Kalau habis sholat subuh, bukan khusyuk berdzikir atau bangun membantu kedua orangtua malah pergi mengambil telepone genggam dan mengirim pesan singkat 'pagi sayang, semangat ya !'...
Kita melupakan Allah SWT, kita lupa pada Dzat Yang Menciptakan dia, orang yang kita cintai.

Tetapi Kenapa semua keindahannya terasa semu setelah dia berbuat sesuatu yang tak menyenangkan, bercanda serius dengan perempuan lain, memarahimu hanya karena urusan sepele dan tak pernah mau mendengar penjelasanmu, berkirim pesan dengan perempuan lain dengan bahasa lembut. Biar aku tebak, akan ada yang bilang 'kan nggak semuanya'. Just smile, kalian akan tahu nanti...

Teman-teman, jangan pernah berikan singgasana terindahmu itu pada manusia atau makhluk. Persembahkan tempat terbaik itu hanya untuk Allah SWT. Kalau sekarang kalian tertawa dalam lahir atau batin ? tertawalah, ada alasan kenapa Allah SWT harus menempati tahta tertinggi dalam diri kita. Berapa kali orang itu mengecewakanmu ? Tak terhitung... lalu berapa kali Allah SWT mengecewakanmu ? Tak pernah dan tak akan pernah.
Andai engkau tahu, manusia terkadang melukai, melakukan hal baik dimuka dan buruk diakhirnya. Mengatakan hal indah kemudian membanting kita dengan caciannya. Membuatmu nyaman lalu setelah rahasiamu dia ketahui, sedikit saja kamu teledor bersiaplah rahasia mu jebol dan membanjiri obrolan teman-teman. Itu jika mereka masih dalam keadaan buruk, tak apa-apa teman. Maafkan jika memang kalian pernah mendapatkan perlakuan demikian. Sekarang tentang orang yang kita cintai, mampukah dia membaca hati ketika kita sedih dan memojok, mampukah dia menjadi hero dengan dirinya sendiri saat kita jatuh dan butuh sesuatu yang tak bisa kita beli dengan uang, mampukah kamu jamin bahwa dia tak akan buat masalah dengan mu nanti.

"Seseorang tak pernah merasa terluka jika Allah SWT sudah dihadirkan dihatinya sebagai Penguasa dan tempat bersandar, seseorang tak akan punya maksud melukai orang lain jika sudah berserah diri dan tahu bahwa Allah SWT yang pantas menghukum dan  menghakimi"...

Kalian pernah sedih karena dia ? jika kalian tahu, kesedihan itu Allah SWT berikan agar kita beranjak dari kasur panas syetan, jangan bersedih terlalu dalam. Jangan move on pada orang lain dengan tingkat kepasrahan dan cinta yang sama, berapa kali seseorang ganta-ganti pacar hanya karena tak ada yang mampu mengerti tentang dia, sampai kapanpun tak ada yang sepenuhnya bisa mengerti selain Allah SWT. Tak ada seseorang yang sempurna, bukannya itu rayuan yang terlontar saat kamu hendak merendahkan dirimu demi meninggikan pujaan hati. :)

Renungkan, berapakali dia menolongmu ? dan berapa kali Allah SWT  menyelamatkanmu ?

:)
-------

Wassalamu'alaikum.wr.wb
Previous
Next Post »

Adsense